Duhai hati yang tidak puas, mengertilah akan indahnya dunia hanyalah sementara, sedangkan akhirat itu lebih bermakna bagi yang berusaha mengecapi bahagianya.
Duhai jiwa yang kusam layu, carilah kasih Allah dan cubalah menyintaiNya sepenuh jiwa. Eksperesikan kata-kata mu dengan karakter tindak tanduk seharianmu. Moga jiwa yang kusam kembali ceria, moga jiwa yang layu kembali mekar.
Duhai diri yang malas. Apakah malas dan lalai itu bisa membahagiakan hasrat hati dan jiwa? Ayuh berubahlah. Ambillah Islam sebagai cara untuk hidup. Dan hidup untuk Islam. Bersemangatlah dan berjuanganlah semaksimum kudrat yang ada demi membawa amanah Islam dan istiqamah menentang kefasikan.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan